Kamis, 28 Juni 2012

Proposal Studi Kelayakan Bisnis


PROPOSAL
STUDI KELAYAKAN BISNIS
GERAI CINTA

unwidha

Disusun oleh:
                Budi Ariyanto          (0922100476)
                Nita Ermawati         (0922100475)
                Muhtar Herianto     (0922100494)
                Tendry Salim           (0922100491)

JURUSAN AKUNTANSI FAKULTAS EKONOMI
UNIVERSITAS WIDYA DHARMA KLATEN
TAHUN AJARAN 2011 - 2012


Executive Summary

Tingginya tingkat pertumbuhan penduduk di Indonesia telah berdampak pada kondisi ekonomi secara menyeluruh.Menyempitnya lapangan pekerjaan dan penguasaan ekonomi pada sekelompok mayoritas telah menjadi hal yang biasa di negeri ini.Demi peningkatan sumber daya ekonomi perlu diciptakan suatu lapangan usaha baru yang paling tidak memberdayakan dirinya sendiri sehingga paling tidak telah mengentaskan satu angka pengangguran.
Dari inovasi dan kreasi, kami mencoba membuka peluang aru dengan membuka gerai makan dengan nama Gerai Cinta. Alasan yang mendasari kami untuk membuka usaha ini antara lain:
a.       Budaya masyarakat masa kini dengan kesibukannya yang beragam sehingga enggan untuk memasak dan dengan adanya selera masyarakat yang tinggi akan kuliner membuat kami yakin bahwa dengan mendirikan usaha ini akan mampu menjawab kebutuhan masyarakat tersebut.
b.      Menciptakan lapangan kerja baru, paling tidak bagi kami dan beberapa orang di sekitar kami.
c.       Memberdayakan kemampuan dan keahlian yang kami miliki.
Gerai ini didirikan dengan menghadirkan bakso cinta sebagai menu utama karena di Klaten ini belum ada bakso dengan bentuk cinta dengan rasa yang fantastis seperti di tempat kami ini.
Selanjutnya tema yang kami angkat dalam pendirian gerai ini adalah natural. Jadi dalam gerai tersebut akan ditanam beberapa tanaman yang cukup rindang dan menyejukkan. Kami mencoba menghadirkan bakso sebagai makanan pinggiran ala restoran.



ASPEK MANAJERIAL

Nama Usaha              : Gerai Cinta
Lokasi                         : Jl. Jogja - Solo di Kios sebelah SPBU Klasis yang berdekatan dengan stasiun, Indomaret, dan perumahan.
Pemilik                       : usaha bersama Muhtar, Budi, Tendry, dan Nita
Menu                          : Makanan:    1. Bakso cinta
2. Banana Ressoles
3. Pisang Goreng Karamel
4. Tahu Krispi
Minuman                   :                       1. Es Teh
2. Es Jeruk
3. Soft Drink
4. Es Serpihan Cinta
5. Jus Galau
6. Es Mabuk Cinta
Struktur Organisasi  :           Manajer         : Muhtar Herianto
Pemasaran     : Budi Ariyanto
Keuangan      : Tendry Salim
Adm&Umum : Nita Ermawati

Struktur organisasi

Model Manajemen
v  Manajer, bertugas mengatur dan mengawasi jalannya usaha yang dilakukan
v  Manajemen menggunakan model total quality management dimana terus ada perbaikan secara terus menerus untuk perbaikan secara menyeluruh.
v  Untuk pengelolaan persediaan menggunakan just in time dimana barang dibeli untuk persediaan selama 2 hari.




Aspek Pasar dan Pemasaran
·         Bentuk pasar : - Rumah makan Bakso cinta ini merupakan salah satu tempat yang menyediakan berbagai makanan yang cocok untuk kalangan remaja, serta masyarakat umum dan rumah makan ini siap memanjakan para pengunjungnya dengan makanan lezat serta tempat kumpul- kumpul kalangan remaja.
·         Prediksi permintaan dan penawaran: - Dalam penjualan bakso cinta semacam ini belum banyak dijumpai di kota klaten bahkan belum ada sehingga akan banyak orang yang tertarik dan ingin mengetahui seperti apa bakso cinta ini.
·         Segmenting: - Di dalam pemasaran bakso cinta ini akan mampu memenuhi keinginan seluruh masyarakat. Jadi dapat ditempatkan pada kondisi apapun dan dapat memenuhi semua segmen pasar. Misalnya ditinjau dari aspek:
1.      Demografi yaitu dengan melihat jumlah remaja dan warga yang menginginkan produk yang baru, bakso cinta dapat memenuhi keinginan tersebut.
2.      Psikografi yaitu menarik minat agar tertarik ingin mengetahui seperti apa bakso cinta ini.
3.      Geografi yaitu kita memasarkan produk ini dengan membuka rumah makan di sekitar tempat – tempat yang ramai.
·         Targeting: - Dengan penamaan bakso cinta ini kita mengarah target konsumen kita dari kalangan remaja dan kalangan umum karena penasaran dan ingin mencoba dengan konsep tempat yang sesuai dengan selera masyarakat masa kini.
·         Positioning: - Melihat produk ini di pasaran belum banyak atau bahkan belum ada disekitar kota klaten maka daya jual dari produk ini akan sangat bagus.
·         Kondisi persaingan: - Walaupun sudah banyak warung bakso yang mempunyai kekhasan yang beraneka ragam tetapi kami optimis kalau produk kita mampubersaing di pasaran karena dari segi penamaan banyak orang yang penasaran dan ingin segera mencobanya.
·         Sikap, perilaku, dan kepuasan konsumen: -Di aspek ini usaha kami mementingkan kepuasan pelanggan dengan cara memberi kepuasan pelayanan dan harga yang cocok untuk kantong para remaja dan warga masyarakat menengah kebawah.
·         Analisa persaingan: - Selama jenis usaha seperti ini belum banyak ditemukan di kota klaten maka akan memberikan prospek yang baik. Namun setelah usaha ini ada dan berkembang pesat, pasti akan banyak bermunculan bakso cinta yang memiliki bentuk dan rasa hamper sama, maka dari itu kita selalu mencari inovasi atau brand yang baru untuk melengkapi menu selain bakso cinta yang kita jadikan unggulan.

·         Rencana pemasaran:
1.      Melakukan pendekatan kepada masyarakat sekitar agar mau mencoba makanan tersebut dan kemudian mau membeli dengan harga promosi pada awalnya.
2.      Mengadakan promosi dengan memberikan diskon, hadiah makan gratis dengan menukarkan kupon atau voucher yang diberikan di saat pembelian.
·         Marketing MIX:
-          Poduct: di Klaten ini belum ada produk bakso yang seperti ini, maka dari itu kita optimis bahwa usaha ini layak untuk dikembangkan. Produk ini diciptakan dengan  kualitas yang memadai. Tidak hanya bentuknya yang menarik, tetapi juga dengan rasa lezat.
-          Place: lokasi yang dipilih cukup strategis yang juga merupakan pusat keramaian.
-          Price: Dari sisi harga, kita membandrol harga yang dapat dijangkau oleh semua kalangan. Dengan harga relative murah, kami berharap akan dapat menjangkau hati konsumen untuk membeli produk ini.
-          Promotion: Melakukan promosi melalui brosur – brosur dan malalui media maya seperti facebook, twitter  maupun melalui media yang lain.
Dari keempat hal tersebut, diharapkan keberadaan gerai cinta ini akan menjadi daya tarik tersendiri bagi masyarakat kota Klaten dari semua kalangan. Walaupun bakso hanya makanan pinggiran, tetapi kami menyulapnya menjadi menu ala restoran.





Aspek Teknis Produksi

1.      Pembuatan Bakso Cinta
Siapkan bahan-bahan sebagai berikut :
Daging sapi 1kg
Lada halus 2 gr
Tepung tapioka 300 gram
MSG 5 gr
Es Batu 200 gr
Garam 18 gr
Garlic Powder sesuai selera


Daging dipotong 10 x 5 x 5 cm.
Daging digiling dengan menggunakan mesin penggiling daging /Meat Mincer.
Daging gilingan dimasukkan ke dalam Blender Industri bersama dengan sebagaian dari es, Phosmix MP, garam, lada halus, MSG, dan Garlic Powder.
Campuran tersebut dihaluskan selama 5 menit.
Tepung tapioka dan sisa es ditambahkan ke dalam Blender Industri, dan semua campuran dihaluskan sampai halus.
Setelah halus, adonan bakso ini dicetak dengan cetakan yang berbentuk daun cinta kemudian dimasukkan ke dalam air hangat (air hangat ini belum mendidih atau sekitar suhu 60-80  derajat Celsius).
Bila sudah terapung dalam air, bakso ini diangkat. Bila akan dikonsumsi langsung, bakso tersebut didinginkan sebentar, lalu direbus lagi sampai matang (sekitar 10 menit).
Bila akan disimpan, dapat disimpan direfrigerator untuk jangka waktu sebentar.
Apabila ingin disimpan dalam jangka waktu yang lebih lama, bisa dikemas dengan menggunakan mesin pengemas vakum/Vacuum Packaging Machine.Lalu disimpan dalam freezer. Direbus kembali bila akan dikonsumsi.
Untuk pembuatan bakso cinta tersebut dibutuhkan biaya Rp4.000,00 per porsinya dan dijual dengan harga Rp5.000,00. Jadi ada selisih lebih Rp1.000,00.

2.      Banana Ressoles
Harga jual menu Banana Ressoles per porsi Rp. 3.500,-
HPP bahan baku per porsinya :



 Pisang (1 buah untuk 2 porsi)
Rp    500,-
 Kulit ressoles
Rp.   300,-
 Gas elpiji
Rp     100,-
 Kardus + Plastik
Rp    200,-
 Adonan
Rp    300,-
 Tepung krispi
Rp    300,-
 Selai buah
Rp    300,-
 Minyak Goreng
Rp    100,-



 Total HPP
Rp. 2.100
 Keuntungan per porsinya
  Rp 1.400,-




3.      Pisang Goreng Karamel
Harga jual Pisang Goreng Karamel per porsi
Rp. 5,000,-
HPP bahan baku per porsinya :



 Pisang (2 buah) Rp    1,000,-
  Saos Karamel Rp.      500,-
 Gas elpiji Rp       100,-
 Kardus + Plastik Rp       400,-
 Adonan Rp       500,-
 Tepung krispi Rp       500,-
 Minyak GorengRp       100,-



 Total HPP
Rp. 3.100
  Keuntungan per porsinya
  Rp 1.900,-




4.      Tahu Krispi (Rp. 3.000,-)



Tahu 500
Tepung  Krispi 650
Saos 150
Minyak 250
Gas 100
Packing 200
Lain-Lain  50



HPP
1900
Keuntungan rata-rata =   Rp 3000 - Rp 1900 =   Rp 1100

5.      Es Teh, Es Jeruk, dan Soft drink
Untuk produk minuman tersebut, dibuat dengan cara yang seperti biasanya orang lakukan. Untuk es teh, dibuat dengan campuran dua merk teh agar tercipta rasa yang nikmat.Untuk es jeruk digunakan jeruk peras yang dicampur dengan lemon.Sedangkan soft drink dipasok dari distributor keliling, kemudian kita hanya tinggal memberi es.
Harga pokok es jeruk dan es teh Rp 1.000,00 untuk membeli bahan baku berupa jeruk, teh, air, gula, dan es. Kita menjualnya dengan harga Rp1.500,00. Jadi keuntungannya Rp500,00 per gelas. Sedangkan harga pokok soft drink + es Rp2.700,00 dan kami menjualnya dengan harga Rp3.500,00. Jadi keuntungannya Rp800,00.


6.      Es Serpihan Cinta
Bahan:
125 gr tepung beras
100 ml air
50 gr tepung sagu
500 ml santan rebus
75 ml air daun suji
6 buah mata nangka , buang biji nya, potong kecil
450 ml air
200 gr gula merah, sirih
2 sdm air kapur sirih

Untuk biaya membuat es serpihan cinta ini dibutuhkan biaya Rp2.000,00 per porsinya dan kami menjual dengan harga Rp2.500,00.

7.      Jus Galau
bahan :
  • 200 gram belimbing, dipotong-potong
  • 1 tangkai seledri
  • 250 ml jus apel siap pakai
  • 1 sendok makan gula pasir
  • 1/2 sendok makan air jeruk lemon
  • 150 gram es batu untuk pelengkap
Untuk membuat es galau ini dibutuhkan biaya Rp1.900,00 jadi kami menjualnya dengan harga Rp2.500,00.


8.      Es Mabuk Cinta
Bahan:
  • kolang-kaling manis 10 buah, potong-potong
  • nangka iris 1 sendok makan
  • alpukat kerok 3 sendok makan
  • kelapa muda kerok 2 sendok makan
  • sirup merah 3 sendok makan
  • susu kental manis putih secukupnya
  • es serut secukupnya
biaya pembuatan Rp3.000,00 dan harga jual Rp4.000,00.

Ringkasan perhitungan:
Menu per porsi
Harga pokok
Harga jual
Laba
Bakso
4.000
5.000
1.000
Seluruh Menu tambahan
7.100
11.500
4.400
Seluruh Minuman
7.900
10.800
2.900
Jumlah
19.000
27.300
8.300





Aspek Finansial

Kebutuhan Dana dan Sumbernya
Dalam perencanaan pembuatan rumah makan ini, kami membuat anggaran sebagai berikut:
ANGGARAN GERAI CINTA
·         Sewa tempat untuk 1tahun                                         Rp  5.000.000,00
·         Peralatan
( panci besar, centong, serutan es, dll)                        Rp     500.000,00
·         Peralatan penyajian
( piring, mangkok, sendok, gelas )                              Rp     500.000,00
·         Property
( meja kursi 5 set, karpet )                                           Rp  2.500.000,00
·         Properti untuk administrasi ( meja kasir )                   Rp     500.000,00
·         Dekorasi ruang dan halaman                                       Rp     100.000,00
·         Keperluan lain – lain                                                   Rp     250.000,00
Total                                                                            Rp  9.350.000,00
Anggaran untuk pelaksanaan usaha, dana untuk 2 hari:
·         Pembuatan hidangan
Bakso 200 porsi per hari                                             Rp  1.600.000,00
Menu tambahan @ 10 porsi 7100x10                         Rp     710.000,00
·         Minuman 7900x10                                                      Rp     790.000,00
Total                                                                            Rp  3.100.000,00
Ketersediaan kas untuk uang kembalian                                 Rp     650.000,00
Total dana yang dibutuhkan                                                   Rp 13.000.000,00
Sumber Dana:
Dana diperoleh dari modal sendiri yang merupakan usaha bersama dimana para pemiliknya memberikan modalnya untuk gerai cinta ini.Pemilik modal tertinggi adalah manajer. Kemudian laba yang diperoleh akan dibagi secara proporsional atas modal yang dimilikinya.
Besarnya modal yang disetor sebagai berikut:
-          Muhtar Herianto   = 40% = Rp  5.200.000,00
-          Budi Ariyanto       = 20% = Rp  2.600.000,00
-          Tendry Salim         = 20% = Rp  2.600.000,00
-          Nita Ermawati       = 20% = Rp  2.600.000,00

Estimasi Cashflow
Modal awal                                                                             Rp 13.000.000,00
Keperluan tempat dan alat                                                      (Rp  9.350.000,00)
Kas yang tersedia untuk produksi dan uang kembalian         Rp   3.650.000,00
Bulan 1
Saldo kas awal                                                                                    3.650.000
Penerimaan:
-bakso cintaà100porsi x 25hari x 5.000        12.500.000
-menu tambahan à5 x 25 x 11.500                 1.437.500
-minuman à 5 x 25 x 10.800                          1.350.000
Jumlah penerimaan                                          15.287.500

Pengeluaran:
-bakso cinta à 4000 x 25 x 100         10.000.000
-menu tambahan à 5 x 25 x 7.100          887.500
-minuman à 5 x 25 x 7.900                    987.500
Jumlah pengeluaran                                         (11.875.000)
Biaya gaji                                                        (  1.250.000)
Biaya sewa bulan 1                                         (     417.000)
Laba                                                                   1.745.500
Pembagian laba:
Muhtar Herianto 40%                         698.200
Budi Ariyanto 20%                             349.100
Tendry Salim 20%                              349.100
Nita Ermawati 20%                            349.100
(1.745.500)
Penambahan kas                                                                                  0
Saldo kas                                                                                    3.650.000
Kas atas sewa yang telah dibebankan                                           417.000
Saldo kas akhir bulan 1                                                              4.067.000
Sewa dibayar dimuka = 5.000.000 – 417.000 = Rp 4.583.000,00
Modal                          = Rp13.000.000,00

Bulan 2
Saldo kas awal                                                                                    4.067.000
Penerimaan:
-bakso cintaà110porsi x 25hari x 5.000        13.750.000
-menu tambahan à5 x 25 x 11.500                 1.437.500
-minuman à 5 x 25 x 10.800                          1.350.000
Jumlah penerimaan                                          16.537.500
Pengeluaran:
-bakso cinta à 4000 x 25 x 110         11.000.000
-menu tambahan à 5 x 25 x 7.100          887.500
-minuman à 5 x 25 x 7.900                    987.500
Jumlah pengeluaran                                         (12.875.000)
Biaya gaji                                                        (  1.250.000)
Biaya sewa bulan 1                                         (     417.000)
Laba                                                                   1.995.500
Pembagian laba:
Muhtar Herianto 40%                         798.200
Budi Ariyanto 20%                             399.100
Tendry Salim 20%                              399.100
Nita Ermawati 20%                            399.100
(1.995.500)
Penambahan kas                                                                                  0
Saldo kas                                                                                    4.067.000
Kas atas sewa yang telah dibebankan                                           417.000
Saldo kas akhir bulan 1                                                              4.484.000
Sewa dibayar dimuka = 4.583.000 – 417.000 = Rp 4.166.000,00
Modal                          = Rp13.000.000,00

Bulan 3
Saldo kas awal                                                                                    4.484.000
Penerimaan:
-bakso cintaà120porsi x 25hari x 5.000        15.000.000
-menu tambahan à5 x 25 x 11.500                 1.437.500
-minuman à 5 x 25 x 10.800                          1.350.000
Jumlah penerimaan                                          17.787.500
Pengeluaran:
-bakso cinta à 4000 x 25 x 120         12.000.000
-menu tambahan à 5 x 25 x 7.100          887.500
-minuman à 5 x 25 x 7.900                    987.500
Jumlah pengeluaran                                         (13.875.000)
Biaya gaji                                                        (  1.250.000)
Biaya sewa bulan 1                                         (     417.000)
Laba                                                                   2.245.500
Pembagian laba:
Muhtar Herianto 40%                         898.200
Budi Ariyanto 20%                             449.100
Tendry Salim 20%                              449.100
Nita Ermawati 20%                            449.100
(2.245.500)
Penambahan kas                                                                                  0
Saldo kas                                                                                    4.484.000
Kas atas sewa yang telah dibebankan                                           417.000
Saldo kas akhir bulan 1                                                              4.901.000
Sewa dibayar dimuka = 4.166.000 – 417.000 = Rp3.749.000,00
Modal                          = Rp13.000.000,00

Bulan 4
Saldo kas awal                                                                                    4.901.000
Penerimaan:
-bakso cintaà130porsi x 25hari x 5.000        16.250.000
-menu tambahan à5 x 25 x 11.500                 1.437.500
-minuman à 5 x 25 x 10.800                          1.350.000
Jumlah penerimaan                                          19.037.500
Pengeluaran:
-bakso cinta à 4000 x 25 x 130         13.000.000
-menu tambahan à 5 x 25 x 7.100          887.500
-minuman à 5 x 25 x 7.900                    987.500
Jumlah pengeluaran                                         (14.875.000)
Biaya gaji                                                        (  1.250.000)
Biaya sewa bulan 1                                         (     417.000)
Laba                                                                   2.495.500
Pembagian laba:
Muhtar Herianto 40%                         998.200
Budi Ariyanto 20%                             499.100
Tendry Salim 20%                              499.100
Nita Ermawati 20%                            499.100
(2.495.500)
Penambahan kas                                                                                  0
Saldo kas                                                                                    4.901.000
Kas atas sewa yang telah dibebankan                                           417.000
Saldo kas akhir bulan 1                                                              5.318.000
Sewa dibayar dimuka = 3.749.000 – 417.000 = Rp 3.332.000,00
Modal                          = Rp13.000.000,00

Bulan 5
Saldo kas awal                                                                                    5.318.000
Penerimaan:
-bakso cintaà140porsi x 25hari x 5.000        17.500.000
-menu tambahan à5 x 25 x 11.500                 1.437.500
-minuman à 5 x 25 x 10.800                          1.350.000
Jumlah penerimaan                                          20.287.500
Pengeluaran:
-bakso cinta à 4000 x 25 x 140         14.000.000
-menu tambahan à 5 x 25 x 7.100          887.500
-minuman à 5 x 25 x 7.900                    987.500
Jumlah pengeluaran                                         (15.875.000)
Biaya gaji                                                        (  1.250.000)
Biaya sewa bulan 1                                         (     417.000)
Laba                                                                   2.745.500
Pembagian laba:
Muhtar Herianto 40%                         1.098.200
Budi Ariyanto 20%                               549.100
Tendry Salim 20%                                 549.100
Nita Ermawati 20%                              549.100
(2.745.500)
Penambahan kas                                                                                  0
Saldo kas                                                                                    5.318.000
Kas atas sewa yang telah dibebankan                                           417.000
Saldo kas akhir bulan 1                                                              5.735.000
Sewa dibayar dimuka = 3.332.000 – 417.000 = Rp 2.915.000,00
Modal                          = Rp13.000.000,00

Bulan 6
Saldo kas awal                                                                                    5.735.000
Penerimaan:
-bakso cintaà150porsi x 25hari x 5.000        18.750.000
-menu tambahan à5 x 25 x 11.500                 1.437.500
-minuman à 5 x 25 x 10.800                          1.350.000
Jumlah penerimaan                                          21.537.500
Pengeluaran:
-bakso cinta à 4000 x 25 x 150         15.000.000
-menu tambahan à 5 x 25 x 7.100          887.500
-minuman à 5 x 25 x 7.900                    987.500
Jumlah pengeluaran                                         (16.875.000)
Biaya gaji                                                        (  1.250.000)
Biaya sewa bulan 1                                         (     417.000)
Laba                                                                   2.995.500
Pembagian laba:
Muhtar Herianto 40%                         1.198.200
Budi Ariyanto 20%                               599.100
Tendry Salim 20%                                 599.100
Nita Ermawati 20%                               599.100
(2.995.500)
Penambahan kas                                                                                  0
Saldo kas                                                                                    5.735.000
Kas atas sewa yang telah dibebankan                                           417.000
Saldo kas akhir bulan 1                                                              6.152.000
Sewa dibayar dimuka = 2.915.000 – 417.000 = Rp 2.498.000,00
Modal                          = Rp13.000.000,00

Payback Period:
Seperti terlihat dalam cashflow bahwa laba:
Bulan 1                        Rp1.745.500,00                      lamanya modal kembali =
Bulan 2                        Rp1.995.500,00                      5 bulan + 1.772.500/
Bulan 3                        Rp2.245.500,00                      (2.995.500 : 25) =
Bulan 4                        Rp2.495.500,00                      5 bulan 15 hari
Bulan 5                        Rp2.745.500,00
Jumlah                         Rp11.227.500,00
Jumlah modal              (Rp13.000.000,00)
Kekuragan                   Rp1.772.500,00
Diambilkan dari bulan ke 6, laba Rp 2.995.500,00

BEP
Rata – rata biaya per bulan sebesar Rp1.500.000,00 maka untuk mencapai titik BEP kita harus menjual bakso 1500 porsi atau 60 porsi per harinya karena keuntungan dari penjualan bakso adalah Rp1.000,00 per porsi.







Aspek SDM

Perencanaan SDM
·         Kami menjalankan usaha ini secara bersama. Tugas manajer adalah mengatur jalannya usaha ini, kemudian bagian pemasaran melaksanakan tugas pemasaran dan membantu dalam berjualan. Bagian keuangan mengurusi keuangan usaha dan bertempat di kasir. Sedangkan bagian adm & umum mengarsipkan nota penjualan dan pembelian serta membantu dalam dapur rumah makan.
·         Apabila usaha ini nantinya berkembang pesat, kami akan membuka cabang baru di beberapa wilayah di kota Klaten.
Recruitment dan Pengukuran Kinerja
·         Perekrutan karyawan dilakukan pada saat memulai usaha ini dan apabila ada karyawan yang mengundurkan diri sehingga perekrutan dimaksudkan untuk menggantikannya. Pada saat perluasan usaha kami juga akan melakukan perekrutan karyawan.
·         Pengukuran kinerja berdasarkan pada kedisiplinan dan ketekunan dalam bekerja. Selain itu juga dipertimbangkan keramahan dalam melayani pelanggan.
Kompensasi untuk karyawan
·         Kami memberikan kompensasi khusus untuk karyawan yang bekerja pada hari libur dan hari besar berupa 2 kali gaji pokok.
·         Gaji karyawan @ Rp500.000,00 (25 hari kerja) jam 09.00 – 20.00.
·         Tunjangan makan Rp5.000,00 per hari
·         Bagi para pendiri berupa laba yang dibagi proporsional atas modal yang disetor.
·         Apabila modal telah kembali, maka para pendiri akan memperoleh gaji.


Aspek lingkungan

Sebagian besar masyarakat di lingkungan rencana bisnis beragama islam taat. Tingkat toleransi dengan agama lain dapat berjalan dengan baik. Tempat rencana bisnis juga merupakan lokasi yang cukup strategis.
Dampak terhadap lingkungan masyarakat Adanya peningkatan ekonomi masyarakat khususnya para karyawan serta adanya lowongan lapangan pekerjaan baru
·         Analisis aspek sosial politik
Kita membantu masyarakat untuk mendapatkan hidangan berkualitas dengan harga murah dan jaminan kesehatan.
·         Analisis aspek ekonomi
Dari usaha ini paling tidak kami dapat menciptakan pekerjaan bagi diri kami sendiri dan beberapa orang di sekitar kami.
·         Analisis aspek yuridis
Aspek Yuridis merupakan aspek institusional yang menyangkut perijinan dalam pendirian industri yang dituangkan dalam peraturan pendirian suatu usaha.Peraturan-peraturan tersebut diantaranya adalah hak guna tanah, izin bangunan, izin badan usaha dan izin penggunaan tenaga kerja.Selain itu juga diperlukan izinmelakukan dagang dan peraturan pajak.




Ringkasan Hasil SKB

Dari studi kelayakan bisnis yang dilakukan untuk Gerai Cinta, kami menyatakan bahwa usaha ini memang layak untuk dikembangkan.Kami yakin bahwa usaha ini mempunyai prospek yang baik.Dalam hal pemasaran kita telah diuntungkan mengingat tidak adanya pesaing bakso cinta di Klaten ini.
Hal yang menjadikan perhatian bagi kami nantinya adalah mengenai bagaimana menjaga permintaan agar selalu stabil, atau bahkan menjadi semakin meningkat.Bukan hal yang mudah untuk menjaga tingkat permintaan. Oleh karena itu kami akan selalu memberikan inovasi baru, kualitas terunggul, dan pelayanan terbaik guna peningkatan usaha ini.
Kami juga berencana melakukan ekspansi.Kami menganggap bahwa Gerai Cinta ini sangat layak untuk dikembangkan, bahkan menjadi beberapa cabang. Dengan cepatnya waktu pengembalian modal, yaitu sekitar 6 bulan, Gerai Cinta akan cepat dalam berkembang.










DAFTAR PUSTAKA

Martono, Agus Harjito. Manajemen Keuangan. Ekonisia : 2001



Lampiran

v  Gambar Es Serpihan Cinta
http://anekaminuman.com/wp-content/uploads/2011/09/es-cendol.jpg
v  Gambar Jus Galau
http://anekaminuman.com/wp-content/uploads/2011/10/jus-belimbing-187x300.jpg









v  Gambar Es Mabuk Cinta
http://anekaminuman.com/wp-content/uploads/2011/10/es-teler-237x300.jpg
v  Gambar Bakso Cinta







1 komentar:

  1. Harrah's Resort Atlantic City - Mapyro
    Find your way around 창원 출장마사지 the casino, find where everything is located 과천 출장샵 with these 김포 출장마사지 helpful links. 영주 출장마사지 From gaming 서울특별 출장샵 tables to casinos, visit the casino floor

    BalasHapus